Warung Indomie Ini Mensyukuri Teror Bom

ISIS telah mengklaim tragedi bom bunuh diri di Kampung Melayu merupakan teror dari sel-sel mereka. (Baca di sini: https://errisubakti.wordpress.com/2017/05/26/kantor-berita-isis-amaq-klaim-isis-pelaku-bom-bunuh-diri-di-kampung-melayu/ ) Fakta bahwa sel-sel ISIS telah bergeliat di Indonesia memang tidak bisa dipungkiri lagi. Para pendukungnya pun sudah berani terang-terangan menyatakan dukungannya. Seperti … Continue reading Warung Indomie Ini Mensyukuri Teror Bom

Kantor Berita ISIS, Amaq, Klaim ISIS Pelaku Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu

Pagi ini seorang kawan mengirimkan sebuah screen shot berbahasa Arab. Dia cuma memberikan clue bahwa itu soal tragedi bom bunuh diri di Kampung Melayu. Bingung apa artinya. Saya coba bantuan teknologi. Dengan sedikit-sedikit membaca tulisan Arab, terbaca kata ‘Amaq. Googling apa itu Amaq, ternyata merupakan news group agency dari ISIS. Kantor berita milik ISIS. Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Amaq_News_Agency Googling kembali, ketemu berita dari Reuters tentang klaim dari ISIS melalui kantor berita ‘Amaq. Dituliskan bahwa, “The executor of the attack on the Indonesian police gathering in Jakarta was an Islamic State fighter.” Saya copy kalimat dari Reuters tersebut, lalu saya gunakan google translate, hasilnya … Continue reading Kantor Berita ISIS, Amaq, Klaim ISIS Pelaku Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu

Pemilik Salero Minang di Belanda Ini Pilih Koruptor Asal Muslim

Salero Minang merupakan sebuah rumah makan yang menyediakan masakan khas daerah Sumatera Barat di Belanda. Rumah makan ini dimiliki oleh seorang perempuan bernama Erita Lubeek, 44 tahun, asal Koto Panjang, Taluak Batang Kapeh, Kabupaten Pesisir Selatan. Erita menikah dengan orang Belanda, … Continue reading Pemilik Salero Minang di Belanda Ini Pilih Koruptor Asal Muslim

LBH Semarang Tolak Zainal Abidin untuk Calon Komisioner Komnas HAM

Munculnya nama Zainal Abidin yang telah lolos dalam seleksi pertama calon Komisioner Komnas HAM, memunculkan sebuah ironi. Zainal Abidin S.pd, SH, MH ini adalah orang yang beberapa waktu lalu berniat mendirikan FPI Semarang, lalu ditolak oleh masyarakat. Ia merupakan Ketua Advokasi … Continue reading LBH Semarang Tolak Zainal Abidin untuk Calon Komisioner Komnas HAM

Kelompok Urunan Bunga Jangan Bubar!

Jumlah karangan bunga ke balai kota DKI Jakarta mencapai 7.200-an buah, senilai dengan Rp 3,6 miliar. Jumlah karangan bunga ke mabes Polri mencapai 1.105 buah, senilai Rp 550.500.000. Kalau nilai keduanya ditambahkan menjadi lebih dari EMPAT miliar (Rp 4.150.500.000). Dan diperkirakan masih terus bertambah. Belum lagi karangan-karangan bunga di berbagai daerah dan luar negeri, dilaporkan juga amat banyak. Semuanya dilakukan oleh kelompok ‘silent majority’ yang bersuara tidak dengan berdemonstrasi, melainkan dengan ekspresi cinta. Bayangkan jika kelompok-kelompok yang melakukan urunan untuk pembuatan karangan bunga itu terus melakukan urunan hampir tiap bulan, bisa banyak sekali perubahan sosial di masyarakat. Tidak hanya sekadar … Continue reading Kelompok Urunan Bunga Jangan Bubar!

Diplomasi Rokok Kretek Agus Salim

Agus Salim dikenal sebagai perkokok berat. Kebiasaan menyulut rokok kretek ini pun menjadi gaya khasnya yang unik saat berada di negara-negara barat. Misalnya saat H. Agus Salim pada tahun 1953 diundang mengajar di Cornell University untuk 2 mata kuliah tentang agama Islam dan pengaruhnya di Asia Tenggara, Timur Tengah, khususnya Indonesia dan Pakistan. Dengan penampilan berjas dan dasi, Agus Salim juga melengkapi penampilannya dengan peci. Peci ini peci yang dibuat khusus, bagian sampingnya bisa dibuka untuk menutupi daun telinganya saat cuaca dingin. The Grand Old Man ini punya kebiasaan tidak akan memulai perkuliahan kalau belum merokok. Karena bau rokok kreteknya yang … Continue reading Diplomasi Rokok Kretek Agus Salim

NKRI: Negara ‘Semua Buat Semua’

Gedung Tyuuoo Sangi-in di Pejambon, Jakarta (kini masuk kompleks Kementerian Luar Negeri) pada tanggal 28 Mei 1945 dipenuhi 67 angota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Salah satunya nampak H. Agus Salim yang duduk di samping Oei Tjong Hauw, Ketua Partai Chung Hwa Hui, partai kaum peranakan Tionghoa. Mereka yang berasal dari berbagai golongan bahu-membahu membentuk fondasi bagi negara yang akan dibentuk. Dasar negara harus bisa dirumuskan sebelum Indonesia merdeka. Empat hari sudah sidang tersebut berlangsung membahas dasar negara dan batas-batas daerah. Belum ada titik temu untuk dasar negara. Jumat, 1 Juni 1945, tepat pukul 9:00, sidang dimulai dengan … Continue reading NKRI: Negara ‘Semua Buat Semua’

Koruptor Tersenyum Lebar

Koruptor yang tertangkap tangan oleh KPK, atau yang sudah diadili bersalah lalu masih tersenyum lebar, ternyata sudah menjadi kebiasaan di Indonesia ini sejak puluhan tahun lalu. Mahbub Djunaidi (almarhum), jurnalis senior KOMPAS pernah mencatat hal tersebut pada tahun 1987 di kolom Asal Usul harian Kompas. Berikut penggalan tulisannya: ________ Bendaharawan bernama EM dari Pemda Jawa Barat diadili dan dinyatakan bersalah korupsi sebesar Rp 966.000.000. Dan dijatuhi hukuman penjara 10 tahun dan denda Rp 15 juta, tidak menjadi panik dan kalang kabut. Terhukum bendaharawan EM yang berbaju safari warna biru laut dan sepasang pulpen di saku atas itu tetap duduk di … Continue reading Koruptor Tersenyum Lebar