Hary Tanoe Mulai Tercekik Utang

Utang 7 (tujuh) perusahaan di bawah Grup MNC membengkak menjadi sekitar Rp 79 triliun di kuartal awal tahun 2017 ini.

Ketujuh perusahaan tersebut adalah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT MNC Investama Tbk (BHIT), PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) serta PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP).

Sebesar 44% dari utang tersebut merupakan utang jangka pendek yang harus dibayarkan pada tahun ini (2017). Dalam tempo kurang dari setahun, MNC harus membayar utang sebesar Rp 34,7 triliun.

Belum lama ini juga dikabarkan Grup MNC melakukan PHK massal terhadap 300 pekerjanya. Dengan nilai pesangon yang dianggap tidak sesuai ketentuan Undang-undang no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, para pekerja yang terkena PHK ini pun meminta bantuan FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Media Independen), AJI (Aliansi Jurnalis Independen), dan LBH (Lembaha Bantuan Hukum) Pers. Mereka telah melaporkannya ke Kementerian Ketenagakerjaan pada Hari Rabu, 5 Juli 2017.

Sementara itu pemilik Grup MNC, Hary Tanoe tengah menghadapi kasus hukum yang sedang menderanya. Ia telah dinyatakan sebagai tersangka atas kasus SMS bernada ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

Apakah segala persoalan di atas merupakan tanda-tanda kejatuhan grup media yang puluhan tahun menguasai frekuensi udara di Indonesia ini?

Kita nantikan saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s