Simbol Berhala Baru Itu Bernama: 212

Islam BUKAN 212.

Bela Islam bukan 212.

Bela Islam adalah memberi makan mulut kelaparan, memberi pakaian mereka yang ‘kedinginan,’ mengasihi orang tua, menyayangi anak yatim, berbuat baik kepada sesama insan.

Apa mau dibuat cocoklogi 212? Itu kan kesukaanmu mencocokan segala sesuatu dengan ayat Al Qur’an.

Surah 2, ayat 12 (QS):

“Ingatlah sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”

Noh! pelototin cocokloginya.

Lagi….

Surah 21 ayat 2 (QS):

“Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Qur’an pun yang diturunkan dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main.”

Nah… sibuk bikin status ‘bela si anu itu’ tapi kedalaman Al Qur’an tak pernah mencapai hati.

Ada yang sibuk meneriakan Pancasila itu ‘thagut’, tapi menciptakan simbol baru yang diagung-agungkan, 212.

Islam itu bukan hanya simbol-simbol. Bukan sekedar memakai jilbab. Kalau hanya jilbab, Mia Khalifa pun memakai jilbab (sesekali). *Jangan google Mia Khalifa, membatalkan puasa!

Dan hal yang paling konyol abad ini adalah, cuma ikutan aksi di sekitaran monas udah merasa lulusan sebuah lembaga pendidikan, menamakan diri “alumni.”

Kan dodol….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s