Warung Indomie Ini Mensyukuri Teror Bom

ISIS telah mengklaim tragedi bom bunuh diri di Kampung Melayu merupakan teror dari sel-sel mereka. (Baca di sini: https://errisubakti.wordpress.com/2017/05/26/kantor-berita-isis-amaq-klaim-isis-pelaku-bom-bunuh-diri-di-kampung-melayu/ )

Fakta bahwa sel-sel ISIS telah bergeliat di Indonesia memang tidak bisa dipungkiri lagi. Para pendukungnya pun sudah berani terang-terangan menyatakan dukungannya.

Seperti akun instragram @indomie.abang.adek (kini akunnya sudah tidak aktif) yang sempat berkomentar dalam posting @tante_rempongg di sini: https://www.instagram.com/p/BUbQothBNDf/

Komentar dari admin @indomie.abang.adek itu sempat di-capture oleh @MoniqueAubrey (https://twitter.com/MoniqueAubrey/status/867633646437576708)

DAp0MjeWsAEivH4

DAp0MjcWsAAcSGh

Kini akun instagram @indomie.abang.adek sudah deactive.

DAp0MjdXkAEhTOP

Nampak dari capture @MoniqueAubrey, warung indomie tersebut masih termasuk di wilayah Grogol Petamburan. Mereka juga memiliki cabang di Muara Karang.

Fakta mengerikan ini semakin muncul ke permukaan bukan tiba-tiba.

Pada tahun 2010 (di era pemerintahan SBY), Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP), yang dipimpin oleh Prof Dr Bambang Pranowo, guru besar sosiologi Islam di UIN Jakarta, melakukan riset selama 3 bulan, Oktober 2010 – Januari 2011, mengenai radikalisme di kalangan pelajar.

Hasilnya adalah:
1. Hampir 50% pelajar setuju tindakan radikal.

2. Data itu menyebutkan 25% siswa dan 21% guru menyatakan Pancasila tidak relevan lagi.

3. Sementara 84,8% siswa dan 76,2% guru setuju dengan penerapan Syariat Islam di Indonesia.

4. Jumlah yang menyatakan setuju dengan kekerasan untuk solidaritas agama mencapai 52,3% siswa dan 14,2% membenarkan serangan bom.

Ya salam…..

Hasil riset 7 tahun lalu itu menjadi warning buat seluruh masyarakat dan aparat pemerintah Indonesia.

Tujuh tahun lalu persentase di atas masih di kalangan pelajar. Sekarang mereka (7 tahun kemudian) sudah lulus pendidikan tinggi.

Sebanyak 52% bibit radikal itu mulai memasuki awal karir dalam pekerjaannya, di swasta, lembaga pemerintah, menjadi guru, dokter, membuka rumah makan, dan bukan tidak mungkin juga masuk ke lembaga keamanan dan pertahanan negara.

Bahaya!

(ES)

Advertisements

4 thoughts on “Warung Indomie Ini Mensyukuri Teror Bom

  1. ini beritanya ga nyambung deh. akun abang adek itu komen dipostingan bom bunuh diri di konsernya ariana grande. knp britanya dikaitkan dg yg dikampung melayu ya.
    coba judulnya diganti.. sesat bgt nih infonya.

    1. Pembunuhan dengan alasan apapun kecuali bela diri di manapun apapun alasannya harusnya tidak di benarkan… apalagi pemboman… mengerikan sekali…kita memang mungkin tidak setuju dengan aksi pemboman di negara negara timur tengah tersebut…. tapi itu mah lebih ke politik…dan kita yg disini mana mengerti duduk perkaranya…beda dengan pemboman di acara konser …. itu mah murni teroris…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s