Zombie ternyata Ada

Dulu sewaktu kecil, kalo nonton film zombie, saya gak terlalu takut, selain karena itu setan impor, saya waktu itu mikir ‘gak mungkin’ ada zombie.

2017, saya paham….

Film zombie itu sebenarnya bentuk fiksi dari kenyataan di masa depan. Berawal dari 1 orang terkena ‘virus’. Virus itu menguasai tubuh si manusia. Manusia itu akhirnya dikendalikan si virus. Nalurinya hanya makan, makan, dan menulari manusia lain. Itu naluri dasar makhluk hidup, makan dan berkembang biak sebanyak-banyaknya, menguasai kehidupan dari manusia normal.

Berawal dari 1 orang terkena virus bigot. Anti Kristen, anti China, dan anti anti yang lain, yang dia lihat manusia normal. Lalu menulari sekelilingnya, terus menerus menulari orang lain, gak peduli yang sudah berpendidikan tinggi. Virus bigot menyerang lewat udara (jaringan internet dan frekuensi TV).

Virus bigot menyerang teman, sahabat, sodara, kerabat, anggota keluarga, gak pandang bulu. Banyak yang masih bertahan hidup di sekitar para zombie-zombie bigot itu. Menjaga hubungan baik.

Bahkan demi untuk bertahan hidup, manusia normal terkadang harus pura2 jadi zombie juga. Pura-pura ada di kelompok bigot.

Saya juga baru sadar saat The Cranberries merilis lagu “Zombie” sebenarnya mereka sudah memprediksi akan situasi mengerikan di masa depan.

Dan saya, saya memilih untuk terus mencari formula penyembuh untuk para zombie2 bigot itu.

“In your head…. in your head…. zombie… zombie….”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s