Umat Islam Disudutkan? Isu Manipuluatif

Inilah gambaran situasi dan kondisi sosial masyarakat Indonesia sejak 2014 – (diperkirakan sampai) 2019.

sea-undersea-iceberg-picture-sky-color-landscape

Isu agama mencuat ke permukaan, terlihat bahwa masyarakat Indonesia sedang mengalami permasalahan dalam kehidupan beragama. Namun sebenarnya ada permasalahan tertanam besar di bawahnya. Seperti sebuah gunung es, yang terlihat di permukaan sesungguhnya hanya dampak dari permasalahan sesungguhnya di bawah yang jauh lebih besar.

Secara sosiologis, saya tidak menemukan prasyarat atas munculnya konflik keagamaan, apalagi konflik antar agama.

Isu mengenai ‘agama dinistakan’, dan ‘umat islam dipinggirkan’, sama sekali tidak bisa kita temukan bukti-buktinya. Isu ini merupakan sebuah isu yang manipulatif, yang direpetisi (diulang-ulang) dalam sebuah propaganda kepada publik agar tercipta situasi yang diinginkan. Padahal nyatanya umat Islam bisa melakukan ibadah dengan bebas. Tidak pernah dilarang. Bahkan momen 2 Desember 2016 ketika isu mengenai ‘penistaan agama’ merebak kuat, malah membuktikan bahwa demokrasi bisa berjalan dengan baik.

Umat Islam yang saat itu berkumpul diperbolehkan mengeluarkan aspirasinya. Maka isu ‘umat Islam disudutkan, dipinggirkan,’ sama sekali hanya merupakan isapan jempol belaka, demi kepentingan politik sebagian kelompok saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s